TIK Kelas 9 Bab 2 (Ringkasan)
〔Sistem Komputer〕
A. Perangkat Pemrosesan Data
Sistem komputer terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras bekerja bersama-sama dengan sistem operasi dan aplikasi sehingga komputer dapat bekerja sesuai dengan apa yang diharapkan oleh penggunanya. Saat bekerja bersama-sama, perangkat keras yang ada akan menjalankan masing-masing fungsi dan bersama dengan sistem operasi memberikan layanan kepada aplikasi yang sedang dijalankan.
Pada bab ini kata akan dijelaskan cara berbagai perangkat komputer bekerja bersama-sama sebagai sistem untuk melakukan pekerjaan yang diperintahkan oleh perangkat lunak, sedangkan perangkat keras yang berfungsi sebagai pemrosesan data akan dijelaskan.
1. Sistem Kompuler
Sistem koputer tediri atas lima komponen utama, yaitu unit permrosesan, memori, perangkat input, perangkat output, dan ruang penyirmpanan. Unit permrosesan terdiri atas prosesor atau sering disebut CPU, bus, port, BIOS, dan ROM. Jika digembarkan dalam bentuk skema, akan tampak seperti berikut.
- BUS
- Secara fisik, BUS adalah sirkuit yang menghubungkan satu bagian motherboard dengan bagian yang lain. Bus berfungsi untuk menghubungkan satu perangkat dengan perangkat yang lain dan menjadi jalur perpindahan data antarperangkat tersebut. Sebagai contoh bus menghubungkan memori dan CPU dan menjadi jalur perpindahan data dari memori ke CPU dan sebaliknya

- Beberapa BUS yang terdapat di motherboard adalah:
- Backside (menghubungkan CPU dengan cache level 2, juga di kenal cache eksternal. Namun sekarang sudah tidak digunakan lagi.)
- Memory bus (menghubungkan northbridge dengan memori)
- AGP bus (menghubungkan kartu grafis dan northbridge)
- IDE/ATA bus ( menghubungkan southbridge dengan harddisk)
- PCI bus (menghubungkan slot PCI dengan southbridge)
- ROM dan BIOS
- ROM hanya dapat dibaca, ROM tidak dapat dihapus ataupun ditulis ulang. ROM bersifat nonvolatile dan data yang tersimpan bersifat permanen.
- Program dan data yang dijalankan untuk mengenali perangkat input dan output adalah BIOS. ROM yang menyimpan BIOS dan ditempatkan di motherboard disebut dengan chip ROM BIOS
- Berdasarkan fungsi utamanya, BIOS dapat di gabi menjadi 3 kategori, yaitu sebagai berikut:
- Sistem BIOS, digunakan untuk mengelola perangkat-perangkat sederhana
- Startup BIOS, digunakan untuk mulai menjalankan komputer
- CMOS BIOS /CMOS Setup, digunakan untuk mengubah beberapa pengaturan di motherboard
- Port
- Selain slot dan socket motherboard juga menyediakan port yang di gunakan untuk koneksi ke berbagai perangkat input dan output seperti keyboard, mouse, printer, scanner, dan lainnya. Saat ini port USB merupakan port paling umum digunakan, sedangkan port HDMI yang paling populer.
- Perangkat dengan kabel USB dan port USB dihubungkan melalui kabel yang di lengkapi konektor tipe A, B, dan C serta konektor tipe mini A, B, dan C. konektor A di hubungkan ke komputer, sedangkan konektor tipe B dan C di hubungkan ke perangkat.
- Kabel USB terdiri atas 4 kabel yang berfungsi untuk membawa data dan sumber tenaga, dua kabel untuk sumber tenaga (+5 volts dan untuk negatif), dan kabel twisted pair untuk membawa data. panjang kabel dpat mencapat 5 meter. Jika menggunakan hub, panjang kabel dapat mencapai 30 meter.
- CU membaca perintah atau instruksi yang ada di memori.
- CU menerjemahkan instruksi dan memutuskan maksud dari perintah, kemudian mengarahkan data dari memori ke ALU, dua langkah pertama ini disebut dengan waktu instruksi (instruction time atau I-time)
- ALU menjalankan perintah aritmatika atau logika. dengan kata lain, ALU diberikan kendali dan menjalankan operasi aritmatika atau logika pada data.
- Hasil operasi yang di lakukan ALU kemudian disimpan ke memori atau register. langkah (3) dan (4) ini sering di sebut waktu eksekusi (execution time atau E-time).
- Platter (fungsi menyimpan informasi)
- Head ( fungsi menulis dan membaca data)
- Arm (fungsi memegang atau sebagai dudukan dari head)
- Poros ( fungsi untuk melekatkan platter, sekaligus memutar platter)
- Seek time adalah waktu yang di butuhkan oleh hard disk untuk menempatkan head di track yang menyimpan data yang di inginkan. umumnya berkisar antara 10 dan 20 milisekon.
- Rotational delay adalah waktu yang di butuhkan untuk poros hard disk sebelum memutar disk ke posisi yang tepat.
- Data movement time adalah waktu yang dibutuhkan untuk membaca data dari hard disk dan mengirimkannya ke memori utama atau sebaliknya, waktu yang dibutuhkan untuk mengirimkan data dari memori utama dan menuliskannya di hard disk. jika hard disknya semakin kecil maka semakin bagus kerja hard disknya.
- Manajemen Prosesor
- Manajemen Memori
- Manajemen Perangkat
- Manajemen Ruang Penyimpanan
- Antarmuka Aplikasi
- Antarmuka Pengguna
- keyboard (adalah perangkat input yang terdiri dari kumpulan tombol yang berfungsi sebagai pemberi input bagi komputer. ada 2 jenis tombol di keyboard, yaitu tombol pemberi perintah dan untuk menginput data. keyboard terdiri dari beberapa lapisan. Jika di lepas kita akan menemukan karet/plastik transparan untuk mendeteksi tekanan pada tombol. Fungsi utama keyboard terletak pada lapisan yang berupa rangkaian elektronik tersebut. Rangkaian ini terdiri dari 3 lapisan, yaitu kontak atas, lapisan kontak, dan lapisan kontk bawah)
- mouse (berfungsi sebagai pengendali pointer di layar dan memberikan perintah sesuai dengan posisi pointer tersebut. Digunakan dengan cara menggerakkan mouse dan pointer akan ikut bergerak. penggunan mouse mulai populer sejak Apple menggunakannnya pada komputer Apple Macintosh pada 1982. Pada awalnya, mouse menggunakan bola kecil (trackball mouse) untuk mendeteksi pergerakan mouse, namu seiring berjalannya waktu bola kecil di ganti menjadi sinar laser (laser mouse))
- Mouse Optik (kekurangan dari menggunakan bola kecil adalah kurang akurat, membutuhkan mouse ad khusus, cepat kotor, dan mudah rusak. Jadi di gantilah dengan cahaya. jenis ini di kembangkan oleh Agilent Technologies dan di perkenalkan pada akhir tahun 1999. kelemahan dari mouse optik adalah dia mengonsumsi daya yang lebih besar dengan mouse mekanik karena dia membuthkan daya tambahan untuk cahaya yang di keluarkan. komputer akan menggerakkan pointer di layar berdasarkan koordinat yang di terima dari mouse. hal ini terjadi berulang-ulang ribuan kali maka dari itu pergerakkan pointer terlihat halus. ada beberapa kelebihan dari mouse optik yaitu: kerusakan mouse lebih kecil, tidak ada benda pengotor yang dapat memasuki mouse, tidak perlu sering bersih-bersih, respon lebih akurat dan teliti, tidak membuthkan permukaan khusus)
- Mouse Laser (pertama kali di kenal pada 2004. mouse ini dapat memberikan 20 kali lipat ketepatan dari mouse optik. Hanya saja harganya yang begitu mahal. perbedaannya dari optik adalah dia menggunakan laser)
- Kecepatan dan Akurasi (kecepatan merupakan ukuran sepeberapa cepat komputer menggerakkkan kursornya di layar sebagai respon terhadap pergerakan mouse, sedangkan akurasi merupakan seberapa akurat pergerakkan kursor terhadap pergerakan mouse.) kacepatan dan akurasi ditentukan oleh:
- Ukuran sensor optik (semakin besar ukuran dari sensor, semakin tinggi resolusi gambar yang di hasilkan.)
- Frame rate (seberapa sering sensor mengambil gambar. Semakin besar frame rate maka kualitasnya semakin baik)
- Laju pemrosesan gambar (laju pemrosesan gambar merupakan kombinasi dari ukuran sensor optik dan refresh rate. semakin cepat maka akan semakin baik)
- Kecepatan maksimum (kecepatan mouse dapat digerakkkan dan penggerakan akurat masih dideteksi. maksimumnya berkisar antara 40 sampai 100 sentimeter per sekon. pada umumnya mouse di hubungkan dengan komputer melalui kabel dengan konektor USB.)
- Kartu Grafis dan Monitor (merupakan perangkat output utama dari komputer, yang memungkinkan komputer memberikan tampilan dalam bentuk grafis di monitor dan melalui tampilan tersebut. Jika komputer sedang memutar video yang berkualitas tinggi atau sedang menjalankan game yang membutuhkan perubahan gambar yang demikian cepat, maka kartu grafis harus ada karena kecepatannya tidak dapat ditangani sendiri oleh prosesornya. Kartu grafis umumnya memiliki bagian" sebagai berikut:
- Koneksi data dan daya ke motherboard
- prosesor yang berkerja untuk memproses setiap piksel yang akan ditampilkan di layar.
- Memori yang di gunakan untuk menyimpan informasi setiap pikiran dan menyimpan sementara gambar yang telah selesai di proses.
- koneksi dengan monitor agar dapat mengirimkan gambar ke monitor.)
Prosesor dan Memori dan Kartu Grafis (seperti motherboard)
Untuk mrningkatkan kualitas gambar yang di hasilkan, ada beberapa fitur yang di tambahkan pada GPU antara lain:
1. Full Scene Anti Aliasing (FSAA), berfungsi untuk menghaluskan sudut" pada objek 3D
2. Anisotropic Filtering (AF), berfungsi untuk membuat gambar tampak cerah.
Memilih Kartu Grafis
Kebutuhan kartu grafis bermacam-macam tergantung pada aplikasi apa saja yang ingin dijalankan pengguna. Secara keseluruhan, ukuran performance suatu kartu grafis adalah frame rate yang di ukur dalam satuan FPS. Kemampuan dari komponen" kartu grafis ini dapat di lihat dari spesifikasi yang di milikinya. Spesifikasi hardware yang paling berdampak pada frame rate kartu grafis, yaitu:
- Clock speed dan GPU (MHz)
- Ukuran dari bus memori (bits)
- Jumlah memori yang tersedia (MB)
- Clock rate dari memori (MHz)
- Bandwidth memori (GB/s)
- kecepatan RAMDAC (MHz)
Port dan Monitor (kartu grafis dihubungkan ke monitor dengan kabel melalui port yang tersedia. saat ini monitor yang umum di gunakan adalah teknologi LCD dan LED. monitor LCD punya 3 bagian yaitu kristal air, diffuser, dan sumber cahaya di bagian paling belakang. Lampu yang di gunakan adalah CCFL atau cold-cathode fluorescent.)
LCD tidak menampilkan kedipan seperti halnya pada monitor dengan teknologi plasma. Selain itu LCD menggunakan medan listrik untuk mengatur pencahayaan layar yang lebih hemat energi dibanding dengan mekanisme penarik elektron yang digunakan pada monitor plasma, maka dari itu konsumsi LCD lebih kecil dari monitor plasma. Selain fitur" standar pada monitor, ada beberapa monitor yang dilengkapi dengan fitur" tambahan:
- Monitor layar sentuh (touch-screen): membuat pengguna dapat menjalankan aplikasi dengan cara menyentuh layar.
- Wireless Monitor: Dilengkapi dengan teknologi nirkabel yang memongkinkan monitor terhubung dengan komputer tanpa kabel. Ada beberapa parameter strandar yang digunakan untuk menentukan kinerja monitor, diantaranya:
- Resolusi (jumlah titik warna atau piksel yang di gunakan oleh monitor untuk membuat tampilan di layar.)
- Rasio Aspek (perbandingan ukuran lebar dan tinggi layar monitor. Monitor CRT umunya itu 4 : 3, sedangkan monitor layar lebar adalah 16 : 9, 16 : 10 atau 15 : 9.
- Ukuran ( biasa di nyatakan dalam inci, yang menyatakan panjang diagonal layar monitor.
- Speaker / Kartu Suara
pada awalnya komputer hanya bisa mengeluarkan 1 jenis suara yaitu 'bip'. Suara itu dapat diatur frekuensi dan durasinya, tapi tidak dapat dibunyikan dengan folume berbeda atau mengeluarkan bunyi lain. pada era 1980-an, kemampuan komputer berkembang pesat saat beberapa perusahaan hardware memperkenalkan kartu add-on yang digunakan untuk mengatur suara.
- Sinyal Analog dan Digital
- Analog-to-digital converter (ADC)
- Digital-to-analog converter (DAC)
- Slot ISA atau PCIs untuk menghubungkan kartu suara dengan motherboard
- Koneksi input dan output untuk mikrofon dan speaker.
- Digital Signal Processor (DSP)
- Memori
- Koneksi Input dan Output
Suara dan data komputer secara mendasar sangat berbeda. Suara bersifat analog, artinya suara timbul karena ada gelombang yang menjalar di medium tertentu.
Kartu suara membunyai 4 komponen yang digunakan untuk menerjemahkan informasi analog dan digital, yaitu:
Selain CODEO, kartu suara yang di pengkapi komponen" dasar lainnya dibutuhkan perangkat/koneks input /output untuk meningkatkan kualitas suara yang di hasilkan, di antaranya sebagai berikut
DSP merupakan prosesor khusus, seperti halnya GPU pada kartu grafis. DSP mengambil sebagian beban CPU untuk melakukan kalkulasi konversi analog dan digital. DSP dapat melakukan proses multisuara dan channel secara simulatan.
Seperti halnya kartu grafis, kartu suara juga menggunakan memori sendiri untuk mempercepat proses pengolahan data suara di prosesor.
Agar suara dapat terdengar, kartu suara akan dihubungkan melakuki kabel atau koneksi wireless ke speaker atau earphone. Jika kartu suara ingin merekam suara dari luar, kartu suara harus di hubungkan dengan mikrofon.
Baik... Segitu saja ya untuk pelajar Informatika kelas 9 bab 2❤♡♡♥
Semoga kalian suka dan semoga bermanfaat, maaf bila ada salah. Jika bermanfaat maka itu karunia Tuhan dan jika salah itu murni kesalahan saya. Terima kasih, sampai jumpa....







Komentar
Posting Komentar